Wajib Tahu! Ini Perbedaan IP68 dan IP69 pada Ponsel

Wajib Tahu! Ini Perbedaan IP68 dan IP69 pada Ponsel

Memahami Lebih Dalam Standar Ketahanan Air dan Debu pada Ponsel

Ponsel modern seringkali mengiklankan diri dengan label ketahanan terhadap debu dan air, yang diwakili oleh rating Ingress Protection (IP). Dua standar yang paling sering disebut adalah IP68 dan IP69. Meskipun sekilas tampak serupa, keduanya sejatinya mengukur jenis ketahanan yang berbeda secara signifikan. Memahami perbedaan ini krusial agar konsumen tidak salah kaprah tentang seberapa tangguh perangkat mereka dalam menghadapi air.

Rating IP68 menunjukkan ketahanan perangkat terhadap perendaman terus-menerus dalam air tawar, umumnya hingga kedalaman 1 sampai 1,5 meter selama 30 menit, bergantung pada klaim spesifik dari produsen. Sementara itu, IP69 berfokus pada kemampuan perangkat bertahan dari semprotan air bertekanan tinggi dengan suhu panas, sekitar 80 derajat Celsius. Perbedaan fundamental ini berarti klaim “tahan air” tidak selalu seragam pada setiap model ponsel.

Apa Itu Rating IP dan Bagaimana Cara Membacanya?

Rating IP, atau Ingress Protection, adalah standar internasional yang ditetapkan oleh International Electrotechnical Commission (IEC) dengan nomor IEC 60529. Standar ini berfungsi untuk mengukur tingkat kerapatan perangkat elektronik dalam mencegah masuknya benda padat (seperti debu) dan cairan (seperti air).

Format rating IP selalu ditulis sebagai “IP” diikuti oleh dua digit angka, misalnya IP68. Setiap digit memiliki arti terpisah dan tidak dapat dibaca sebagai satu kesatuan nilai. Digit pertama mengindikasikan tingkat ketahanan terhadap partikel padat, dengan skala dari 0 (tanpa perlindungan) hingga 6 (kedap debu sempurna). Sedangkan digit kedua merepresentasikan ketahanan terhadap cairan, menggunakan skala 0 hingga 9 (atau 9K untuk tekanan yang sangat tinggi). Perlu diingat, angka yang lebih tinggi tidak selalu berarti perangkat lebih “kuat” untuk semua skenario, melainkan mengacu pada kondisi pengujian yang lebih ekstrem atau berbeda.

Perbedaan Mendasar antara IP68 dan IP69

Baik IP68 maupun IP69 sama-sama memiliki digit pertama “6”, yang mengonfirmasi bahwa perangkat tersebut benar-benar kedap debu (dust tight). Perbedaan esensial terletak pada digit kedua, yang menunjukkan dua skenario pengujian air yang sangat berbeda:

  • IP68: Angka “8” pada IP68 mengacu pada pengujian perendaman. Perangkat diuji dengan direndam di dalam air tawar diam secara terus-menerus. Kedalaman dan durasi pengujian ini bervariasi tergantung klaim masing-masing pabrikan, namun umumnya berkisar 1 hingga 1,5 meter selama sekitar 30 menit. Standar ini sangat relevan untuk skenario seperti ponsel tercebur ke genangan air atau terkena hujan deras.
  • IP69: Angka “9” pada IP69 melibatkan pengujian ketahanan terhadap semprotan air bertekanan tinggi dan bersuhu panas. Air disemprotkan dari jarak dekat dengan suhu sekitar 80 derajat Celsius. Awalnya, pengujian ini dirancang untuk peralatan industri atau otomotif yang kerap dibersihkan menggunakan pembersih uap atau semprotan bertekanan tinggi.

Singkatnya, IP68 menguji kemampuan perangkat untuk bertahan saat direndam, sementara IP69 menguji ketahanan terhadap semprotan bertenaga. Lolosnya suatu perangkat dalam satu jenis pengujian tidak secara otomatis menjamin ketahanan yang sama baiknya dalam jenis pengujian lainnya.

Mengapa Beberapa Ponsel Mengklaim IP68 dan IP69 Sekaligus?

Beberapa produsen ponsel kini mulai menyertakan rating IP68 dan IP69 secara bersamaan pada spesifikasi produk mereka. Hal ini bertujuan untuk memberikan jaminan perlindungan yang lebih komprehensif terhadap berbagai insiden sehari-hari. Dengan memiliki kedua rating ini, ponsel dianggap mampu bertahan baik dari insiden tercebur ke genangan air (IP68) maupun terkena semprotan air kencang, misalnya saat tidak sengaja dibilas di wastafel (IP69). Tren ini, yang awalnya identik dengan perangkat industri, kini merambah ke segmen konsumen melalui merek-merek seperti OnePlus, Realme, dan OPPO.

Penting untuk dipahami, lolosnya pengujian IP69 tidak serta merta menambah kemampuan perendaman melebihi standar IP68. Sebagaimana dijelaskan oleh TechRadar, ponsel dengan label ganda ini tidak menjadi “dua kali lipat lebih anti-air”, melainkan telah berhasil melewati dua jenis uji ekstrem yang sifatnya saling melengkapi. Contohnya, lini Samsung Galaxy S secara konsisten menggunakan IP68, sementara ponsel rugged untuk kebutuhan industri atau aktivitas luar ruangan sering mempopulerkan kombinasi IP68/IP69K sebagai nilai jual utama.

Kesalahpahaman Umum dan Batasan Rating IP

Meskipun memiliki rating IP tinggi, ada beberapa kesalahpahaman fatal yang sering terjadi di kalangan pengguna:

  • Aman untuk Berenang atau Air Laut? Sama sekali tidak. Rating IP68 diuji dengan air tawar diam di laboratorium. Standar ini tidak memperhitungkan tekanan dinamis saat berenang, senyawa klorin di kolam renang, apalagi korosi dari garam di air laut. Klorin dan garam dapat secara bertahap mengikis dan merusak segel karet pelindung kedap air di dalam ponsel.
  • Garansi Menanggung Kerusakan Air? Umumnya tidak. Banyak produsen, termasuk Samsung, secara eksplisit mengecualikan kerusakan akibat cairan dari cakupan garansi resmi mereka, meskipun ponsel tersebut memiliki label IP68. Rating IP adalah hasil uji laboratorium, bukan jaminan komersial.
  • IP69 Pasti Lebih Tangguh dari IP68 untuk Rendaman? Tidak selalu. Seperti yang dijelaskan oleh Android Central, pengujian IP69 tidak menambah informasi spesifik mengenai kemampuan perendaman dibandingkan IP68. Ini hanya berarti perangkat tahan terhadap semprotan bertekanan tinggi.
  • Segel Kedap Air Tidak Akan Rusak? Segel karet di dalam ponsel bisa aus seiring waktu dan penggunaan, atau jika ponsel pernah dibongkar untuk servis oleh pihak non-resmi. Artinya, ponsel yang sudah berusia beberapa tahun mungkin tidak lagi memiliki ketahanan air yang sama seperti saat baru dibeli.

Panduan untuk Membeli Ponsel Tahan Air

Mengingat standar IEC 60529 memberikan kebebasan bagi produsen untuk menentukan spesifikasi uji, kedalaman rendam “IP68” pada merek A bisa jadi berbeda dengan merek B. Oleh karena itu, langkah terbaik adalah selalu memeriksa lembar catatan kaki (footnote) atau halaman spesifikasi resmi di situs web produsen. Perhatikan detail kedalaman dan durasi maksimal perendaman yang diklaim oleh merek.

Yang paling penting, pahami bahwa garansi pabrik sangat jarang (atau bahkan tidak pernah) melindungi kerusakan komponen akibat cairan, meskipun perangkat Anda berlabel IP68 atau IP69. Jangan pernah menggunakan rating IP sebagai pembenaran untuk menenggelamkan ponsel Anda secara sengaja.

Secara keseluruhan, IP68 dan IP69 adalah dua standar ketahanan yang mengukur jenis perlindungan yang berbeda. Ponsel yang mengantongi kedua sertifikasi tersebut memang lebih siap menghadapi beragam insiden sehari-hari, mulai dari tercebur genangan hingga terkena cipratan wastafel bertekanan. Namun, hal itu tetap bukanlah lampu hijau untuk bebas mengajak perangkat Anda menyelam di air. Membaca detail batas uji laboratorium dan ketentuan garansi dari merek selalu lebih krusial ketimbang hanya mengandalkan angka rating di kotak kemasan.

Bagikan