PANDI Perkuat Ekosistem Domain .id Melalui Kemitraan Strategis dengan Privy, NIXI, dan APJII
:strip_icc():format(webp)/kly-media-production/medias/9384107/original/085204700_1793157822-PANDI.jpg.jpeg)
Pengelola Nama Domain Internet Indonesia (PANDI) baru-baru ini memperkuat ekosistem internet nasional dengan menjalin serangkaian kemitraan strategis. Kolaborasi penting ini melibatkan PT Privy Identitas Digital (Privy), National Internet Exchange of India (NIXI), dan Asosiasi Penyelenggara Jasa Internet Indonesia (APJII). Langkah ini menegaskan komitmen PANDI dalam menjadikan domain .id sebagai tulang punggung internet Indonesia yang tangguh, aman, dan berdaya saing global, seperti dilaporkan Liputan6.com pada 28 Oktober 2026.
Kemitraan PANDI dan Privy: Membangun Kepercayaan Digital
Salah satu fokus utama PANDI adalah memperkuat keamanan transaksi digital dan identitas daring. Melalui kemitraan dengan Privy, sebuah perusahaan penyedia identitas digital, PANDI berupaya meningkatkan pemanfaatan identitas digital terverifikasi dan penandatanganan dokumen elektronik pada layanan domain .id.
Ketua Dewan Pengurus PANDI, Isnawan, menjelaskan bahwa tantangan terbesar internet saat ini bukan lagi sekadar konektivitas, melainkan jaminan keamanan dalam setiap transaksi digital. Ia menekankan pentingnya inovasi identitas digital yang tidak hanya memberikan nilai tambah bagi ekosistem domain .id, tetapi juga mematuhi regulasi seperti Undang-Undang Nomor 27 Tahun 2022 tentang Pelindungan Data Pribadi (UU PDP) serta Peraturan Pemerintah Nomor 71 Tahun 2019.
CEO & Founder Privy, Marshall Pribadi, sejalan dengan pandangan tersebut. Ia menyatakan bahwa maraknya kejahatan siber yang semakin canggih menuntut fondasi kepercayaan digital (digital trust) yang kokoh. Menurutnya, perlindungan pengguna tidak lagi bisa hanya mengandalkan kewaspadaan individu, melainkan membutuhkan kolaborasi antar pemangku kepentingan untuk memastikan identitas dan keaslian dokumen dapat diverifikasi secara presisi.
Kemitraan yang nota kesepahamannya ditandatangani secara digital pada 27 Oktober 2026 ini, mencakup riset dan pengembangan teknologi Verifiable Credential (VC), yaitu kredensial digital berbasis kriptografi, serta pemanfaatan Tanda Tangan Elektronik (TTE) tersertifikasi. Privy, sebagai Penyelenggara Sertifikasi Elektronik (PSrE), akan mendukung PANDI dalam merumuskan mekanisme verifikasi identitas dan autentikasi dokumen yang sah secara hukum. Kedua pihak juga sedang menyiapkan proyek percontohan untuk verifikasi identitas yang lebih ramah privasi, mengedepankan prinsip minimisasi data untuk mengurangi risiko kebocoran informasi pribadi dengan memangkas kebiasaan mengunggah salinan dokumen fisik.
Perluasan Jaringan Global dan Keamanan Siber dengan NIXI
Tidak hanya berfokus pada ranah domestik, PANDI juga memperluas jaringannya di kancah internasional melalui kemitraan dengan National Internet Exchange of India (NIXI). Kerja sama lintas negara ini menargetkan pertukaran pengetahuan dalam pengelolaan registri domain, akselerasi adopsi protokol IPv6, serta peningkatan keamanan siber. Upaya keamanan siber ini akan ditingkatkan melalui implementasi protokol seperti RPKI (Resource Public Key Infrastructure), DMARC (Domain-based Message Authentication, Reporting, and Conformance), dan DNSSEC (Domain Name System Security Extensions). Selain itu, kemitraan ini juga bertujuan untuk penguatan kapasitas Sumber Daya Manusia (SDM) di kawasan Asia-Pasifik.
Penguatan Infrastruktur DNS Nasional bersama APJII
Di tingkat domestik, PANDI menggandeng Asosiasi Penyelenggara Jasa Internet Indonesia (APJII) untuk memperkokoh infrastruktur Domain Name System (DNS) nasional. Sinergi ini mencakup pengembangan DNS Resolver Indonesia, DNS Authoritative .id, penempatan Root Server, hingga optimalisasi jaringan Indonesia Internet Exchange (IIX) yang tersebar di Jakarta, Balikpapan, dan Bandung.
Kolaborasi antara PANDI dan APJII bukanlah hal baru. Sebelumnya, pada Februari 2022, kedua organisasi telah menjalin kerja sama untuk penguatan infrastruktur DNS.id, dan pada Juli 2025, mereka meresmikan kemitraan terkait registrar domain .net.id. Rangkaian kerja sama ini mempertegas langkah PANDI dalam menjaga dan mengembangkan domain .id sebagai pilar utama ekosistem internet Indonesia yang stabil dan modern.