Layar iPhone Duo Retak, Apple bakal Ganti Unit Baru

Layar iPhone Duo Retak, Apple bakal Ganti Unit Baru

Apple telah mengonfirmasi bahwa mereka akan mengganti unit iPhone Duo yang mengalami masalah pada layar bagian dalam. Kebijakan ini diumumkan hanya beberapa hari setelah ponsel lipat pertama Apple tersebut mulai dijual secara global. Sejumlah pengguna melaporkan penemuan garis-garis pada layar hingga retakan di sepanjang lipatan tengah, bahkan ada yang mengeluhkan suara berderak ketika perangkat dibuka.

Menurut laporan BBC News, Apple mengakui adanya kendala yang memengaruhi layar bagian dalam pada "sejumlah kecil" unit iPhone Duo. Perusahaan meminta pengguna yang mengalami gangguan serupa untuk segera menghubungi mereka guna mendapatkan unit pengganti.

Masalah Layar yang Muncul di Awal Penjualan

Keluhan mengenai layar iPhone Duo mulai bermunculan tak lama setelah perangkat ini tersedia bagi konsumen pada 23 Oktober 2026. Gejala yang paling sering dilaporkan adalah munculnya garis horizontal atau vertikal pada layar, serta retakan yang terlihat jelas di area lipatan tengah. Beberapa pengguna juga mencatat adanya suara berderak atau berderit saat ponsel dibuka dan ditutup, mengindikasikan kemungkinan masalah pada mekanisme engsel atau layar itu sendiri.

Salah satu pengguna, Justin Lokos, membagikan foto iPhone Duo miliknya yang menunjukkan garis-garis di sisi kanan layar. Ia kemudian mengunggah foto perangkat penggantinya dan menyampaikan terima kasih kepada Apple Store di New York atas penanganan cepat yang diberikan. Meskipun demikian, skala pasti masalah ini belum diungkap oleh Apple, dan BBC News juga mengingatkan bahwa sebagian foto perangkat bermasalah yang beredar di media sosial mungkin dibuat atau dimanipulasi menggunakan kecerdasan buatan (AI).

Respons Cepat dan Komitmen Apple

Menanggapi laporan tersebut, Apple dengan cepat menyatakan kesediaannya untuk mengganti unit iPhone Duo yang terdampak. Pengguna yang mengalami kendala serupa diimbau untuk menghubungi dukungan AppleCare atau mengunjungi Apple Store terdekat. Beberapa pengguna di negara seperti Amerika Serikat, Kanada, dan Australia telah berhasil mendapatkan unit pengganti, meskipun ada laporan mengenai potensi penundaan karena ketersediaan stok yang terbatas untuk perangkat baru ini.

Hingga saat ini, Apple belum menjelaskan secara rinci penyebab pasti dari gangguan layar tersebut. Namun, perusahaan perbaikan independen iFixit, yang dikenal sering menganalisis perangkat baru, menduga bahwa kerusakan layar mungkin terkait dengan engsel atau komponen pendukung di bawah layar yang menopang mekanisme lipatnya. Untuk perbaikan layar bagian dalam di luar garansi, biaya yang dikenakan bisa mencapai $999 atau sekitar £999. Sementara itu, untuk kerusakan tidak disengaja yang ditanggung oleh AppleCare+, biaya yang perlu dibayarkan adalah $99.

Kronologi dan Pasar Ponsel Lipat

iPhone Duo pertama kali diumumkan pada 9 September 2026, bersamaan dengan seri iPhone 18. Pre-order global dimulai pada 16 Oktober 2026, dan perangkat ini resmi dirilis serta mulai tersedia di sekitar 70 negara dan wilayah pada 23 Oktober 2026. Di Indonesia, pre-order iPhone Duo juga dibuka pada 23 Oktober 2026, dengan ketersediaan produk secara umum dijadwalkan mulai 30 Oktober 2026.

Kehadiran iPhone Duo menandai perubahan besar dalam desain iPhone setelah hampir dua dekade. Dengan perangkat ini, Apple memasuki pasar ponsel lipat yang sebelumnya telah digarap oleh sejumlah produsen Android, seperti Samsung yang pernah menghadapi tantangan serupa dengan masalah layar pada Galaxy Fold generasi pertamanya pada tahun 2019. Layar bagian dalam iPhone Duo berukuran 7,6 inci atau sekitar 19,3 sentimeter, ditopang oleh engsel kompleks yang menjadi kunci sekaligus tantangan bagi teknologi ponsel lipat.

Meskipun ada laporan masalah di awal penjualan, Apple mengklaim bahwa respons dari pengguna awal iPhone Duo "sangat positif" dan permintaan yang mereka terima "luar biasa." Perangkat ini juga dikenal sebagai iPhone dengan harga awal tertinggi sepanjang sejarah Apple, dibanderol mulai dari Rp 45.678.910 untuk konfigurasi 256GB di Indonesia, dan mencapai Rp 75.999.000 untuk model dengan penyimpanan 2TB.

Bagikan