Galaxy Z Fold8 Berbobot 201 Gram, Lebih Ringan dari iPhone Duo


Inovasi dalam industri ponsel pintar lipat terus berkembang, tidak hanya berfokus pada teknologi layar yang dapat ditekuk, tetapi juga pada aspek ergonomi seperti bobot dan ketebalan. Samsung Galaxy Z Fold8 hadir sebagai bukti kemajuan ini, menawarkan desain yang lebih ringkas dan ringan dibandingkan kompetitornya, iPhone Duo.
Dengan bobot hanya 201 gram dan ketebalan 9,7 milimeter saat terlipat, Galaxy Z Fold8 dirancang untuk meningkatkan kenyamanan pengguna dalam aktivitas sehari-hari. Yadi Prayitno, Head of MX Business Samsung Electronics Indonesia, menyatakan bahwa inovasi ponsel layar lipat tidak sekadar memperkenalkan teknologi baru, melainkan memastikan relevansinya dengan kebutuhan pengguna. "Melalui Galaxy Z Fold8 dengan bobot 201 gram, kami menyempurnakan pengalaman lewat desain ringkas, performa tinggi, dan Galaxy AI untuk mendukung multitasking serta aktivitas harian masyarakat," ujarnya.
Desain Ergonomis: Prioritas Utama pada Ponsel Lipat
Bobot dan ketebalan menjadi faktor penentu kenyamanan penggunaan ponsel lipat. Konstruksi perangkat ini lebih kompleks dibanding ponsel konvensional, membutuhkan adaptasi untuk layar yang dapat ditekuk, mekanisme engsel, dan komponen internal lainnya. Galaxy Z Fold8 menjawab tantangan ini dengan profil yang lebih ramping.
Sebagai perbandingan, iPhone Duo tercatat memiliki bobot 254 gram dan ketebalan 11,3 milimeter saat terlipat, menurut data yang dilaporkan oleh GSMArena. Ini berarti Galaxy Z Fold8 53 gram lebih ringan dan 1,6 milimeter lebih tipis ketika terlipat dibandingkan pesaingnya tersebut. Saat dibuka, ketebalan Galaxy Z Fold8 adalah 4,5 milimeter, sedangkan iPhone Duo 5,2 milimeter.
Perbedaan dimensi ini sangat berarti bagi pengguna yang mencari perangkat dengan layar luas namun tetap nyaman digenggam dan mudah disimpan dalam saku atau tas sepanjang hari. Distribusi berat yang seimbang juga berperan penting dalam kenyamanan, terutama saat ponsel digunakan dalam waktu lama atau saat bepergian.
Layar Luas Tanpa Kompromi Dimensi
Meskipun memiliki bobot dan ketebalan yang lebih rendah, Galaxy Z Fold8 tidak mengorbankan ukuran layar utamanya. Kedua perangkat, baik Galaxy Z Fold8 maupun iPhone Duo, sama-sama dibekali layar utama berukuran 7,6 inci dengan dukungan 120Hz.
Galaxy Z Fold8 menggunakan panel Foldable Dynamic LTPO AMOLED 2X dengan resolusi 2.448 x 1.848 piksel, sementara iPhone Duo mengandalkan panel LTPO Super Retina XDR OLED beresolusi 1.878 x 2.670 piksel. Ukuran layar yang luas ini sangat ideal untuk berbagai kegiatan seperti membaca artikel panjang, menjelajahi web, mengelola dokumen, hingga menikmati konten multimedia dengan pengalaman visual yang imersif. Dukungan 120Hz pada kedua perangkat juga menjamin tampilan yang mulus saat bergulir atau dalam bermain gim, asalkan aplikasi dan kondisi penggunaan mendukung.
Perbandingan ini menunjukkan bahwa pengalaman menggunakan ponsel lipat tidak hanya ditentukan oleh luas panel, melainkan juga oleh keseimbangan antara bobot, ketebalan, resolusi, dan desain perangkat secara keseluruhan.
Memilih Ponsel Lipat: Lebih dari Sekadar Angka
Bobot dan ketebalan memang merupakan pertimbangan awal yang baik, namun ada beberapa faktor lain yang perlu diperhatikan saat memilih ponsel lipat. Bagi profesional yang mengandalkan ponsel untuk bekerja, ukuran layar utama dan kompatibilitas aplikasi menjadi esensial. Pengguna yang sering bepergian akan lebih memperhatikan dimensi perangkat saat terlipat. Selain itu, aspek seperti daya tahan baterai, material, bentuk engsel, serta biaya perawatan atau perbaikan juga penting untuk kenyamanan jangka panjang.
Oleh karena itu, jika memungkinkan, mencoba langsung perangkat adalah cara terbaik untuk menilai apakah bentuknya nyaman digenggam dengan satu tangan, mudah disimpan, dan sesuai dengan gaya hidup serta aktivitas harian pengguna.
Penawaran Menarik untuk Beralih ke Galaxy Z Fold8
Bagi konsumen yang tertarik untuk beralih ke Galaxy Z Fold8, Samsung menghadirkan program Galaxy Upgrade Festival. Melalui program tukar tambah atau , konsumen dapat memperoleh Galaxy Z Fold8 mulai dari Rp12 jutaan.
Program ini menawarkan total keuntungan hingga Rp6,8 juta, tambahan , serta opsi cicilan yang dimulai dari Rp500 ribuan per bulan. Harga akhir dan keuntungan yang didapat dapat bervariasi, bergantung pada perangkat lama yang ditukarkan, hasil penilaian , dan ketentuan yang berlaku.
Galaxy Upgrade Festival dijadwalkan berlangsung hingga 31 Oktober 2026, dan dapat diakses melalui Samsung.com serta Samsung Experience Store.